Jumat, 30 Juli 2010

Sebuah Rumah dimeteorit hingga 6 kali, apakah benar diincar alien??

Peristiwa aneh yang sulit dijelaskan secara ilmiah.
  Sebuah rumah bisa tertimpa meteorit hingga enam kali. Ilmuwan kini sedang mengukur medan magnetnya untuk mengetahui penyebab peristiwa itu.
 Pemilik rumah Radivoje Lajic menilai rumahnya terkena dampak batu dari luar angkasa karena dendam dari luar angkasa. "Saya jelas menjadi target oleh makhluk luar angkasa," katanya. "Peluang terkena meteorit sangat kecil, sehingga enam kali perlu diwaspadai."



Lajic yang tinggal di desa Gornji Lajici di Bosnia utara, dekat Prijedor mengatakan serangan meteorit selalu terjadi ketika hujan. Meteorit pertama menghantam rumahnya pada bulan November 2007.

Para ilmuwan di Universitas Beograd telah mengkonfirmasikan bahwa semua batuan yang ditemukan adalah meteorit. "Saya yakin sedang ditargetkan oleh alien," katanya.
"Mereka bermain-main dengan saya, saya tidak tahu mengapa mereka melakukan hal ini. Ketika hujan aku tidak bisa tidur karena khawatir dengan serangan lain."

Lajic telah memperkuat atapnya dengan baja karena takut meteor kembali menimpa rumahnya. Dia dibayar gelagar baja dengan menjual salah satu meteorit itu ke universitas di Belanda.
"Tapi meteor itu telah membawa kebahagiaan pada keluarga kami juga, seperti kita bertemu dengan orang berbeda dari seluruh dunia yang memiliki ketertarikan sama," katanya. "Aku punya begitu banyak pengunjung dan berencana untuk membuat sebuah museum kecil di kebun belakang saya."

Sumber : Koran anak Indonesia

Selasa, 27 Juli 2010

Kisah Misteri Monalisa

Semua pasti sudah tahu Lukisan terkenal dengan nama Monalisa yang diciptakan oleh Da vinci. Lukisan tersebut, konon katanya memiliki kisah misteri yang cukup mengerikan.. Menurut para pengunjung museum tempat dimana lukisan monalisa itu di abadikan, mengatakan bahwa
mata Lukisan monalisa akan bergerak memperhatikan sekitarnya jika kita melihat matanya.. Apakah benar kisah-kisah tersebut, mari kita saksikan betapa anehnya Lukisan Monalisa di Malam hari...



Photobucket



Photobucket



Photobucket

Jumat, 09 Juli 2010

Penjara yang paling sadis dan ditakuti di dunia


Penjara adalah tempat di mana orang-orang dikurung dan dibatasi berbagai macam kebebasan. Penjara umumnya adalah institusi yang diatur pemerintah dan merupakan bagian dari sistem pengadilan kriminal suatu negara, atau sebagai fasilitas untuk menahan tahanan perang.

Lebih dari 9 juta orang dipenjara di seluruh dunia saat ini. Populasi tahanan penjara di kebanyakan negara meningkat dengan tajam pada awal tahun 1900-an. Jumlah tahanan Amerika Serikat adalah yang terbanyak berdasarkan negara, melebihi 2 juta jiwa; 70%-nya merupakan tahanan dengan kasus narkoba. Di Rwanda, hingga tahun 2002, lebih dari 100.000 orang ditahan dengan kecurigaan mengenai keikut sertaan mereka dalam genosida yang terjadi pada tahun 1994. Rusia dan Republik Rakyat Cina (dengan populasi 5 kali lebih besar dari AS) juga mempunyai jumlah tahanan melebihi 1 juta pada tahun 2002. Tidak ada data yang tersedia untuk Korea Utara.  Britania mempunyai 73.000 tahanan pada 2003, mirip dengan jumlah yang dimiliki Jerman dan Prancis.





Berikut adalah 10 penjara-penjara yang paling sadis dan ditakuti di penjuru dunia...




1. Carandiru Prison: (Brasil)




Penjara ini sempat menghebohkan Brasil juga dunia ketika kerusuhan besar di penjara tersebut tahun 1992. Tragedi pembantaian masal yang melibatkan polisi setempat. Ratusan korban berjatuhan, 103 (ada yg menyebut 111 napi) di antaranya tewas terbunuh. Tragedi Caradiru bermula dari meletusnya perang ‘antar gank’ di penjara tersebut, yang melebar hingga melibatkan banyak narapidana. Polisi kemudian mendatangkan bala bantuan. Sebenarnya saat itu banyak napi telah menyerah dengan melemparkan senjata mereka . mereka meminta perlindungan polisi. Namun dijawab polisi dengan menembaki mereka.
Perlakuan brutal dari pihak kepolisian memicu protes di mana-mana, tak terkecuali Amnesty Internasional yang mengkampanyekan penjara tersebut ditutup tahun 2002. Amnesty Internasional melaporkan telah terjadi pelanggaran hak-hak azasi manusia di sana yang tak bisa ditolerir lagi. Bukan itu saja fasilitas penjara juga sedemikian buruk sehingga menyebarkan penyakit mematikan.
Pada masa itu Kepala Kepolisian Metropolitan Sao Paulo adalah Ubiratan Guimaraes, dia dianggap orang yang paling bertanggungjawab meletusnya tragedy ini. Kasus yang menimbulkan kemarahan dunia ini membawa Guimaraes ke kursi pesakitan. Ia sempat diadili dengan tuduhan pembunuhan terhadap 102 orang. Namun Pengadilan kemudian membebaskan Guimaraes karena yg bersangkutan mengatakan polisi melakukan itu karena ditembaki. Pemerintah Brasil menganggap bahwa tragedy itu terjadi bukan tanggung jawab pihak kepolisian.
2. Bang Kwang Prison (Thailand)
Dikenal sebagai “Bangkok Hilton”. Penjara ini boleh dibilang sudah tidak layak lagi, selain penuh sesak, juga kekurangan tenaga sipir. Para napinya dirantai. Kabarnya banyak napi jadi gila akibat stress melewati bulan bulan pertama di tahanan itu. Direktur penjara Khun Nattee mengakui, kalau penjaranya adalah paling keras diseluruh Thailand. Di sini fasilitas sangat minim, termasuk perawatan kesehatan terhadap napi yg sangat standar. Napi yg sakit hanya bisa meringkuk dengan kaki dirantai di kamarnya, sambil menunggu datangnya obat (kalau dapat).
3. ADX Florence Supermax Prison: (Colorado)



Penjara ini dibangun sebagai respon atas serangan terhadap para sipir dan staf yang terjadi di penjara lain di Amerika. Di penjara ini menerapkan maximum security untuk mencegah terjadinya serangan para napi terhadap sipir ataupun staf penjara. Karenanya para napi diisolasi dari staf penjara. Para napi mengalami penyiksaaan psikologis karena selama 23 jam hanya dihabiskan diselnya. mereka tak bisa kemana mana.
Menjadi narapida di ADX adalah suatu mimpi buruk tak tak terlupakan bagi mereka. Di sana mereka menerima kondisi paling jelek dari yg terjelek. Karenanya mereka yg masuk ke sini adalah para penjahat kelas kakap termasuk yg telah berkali-kali masuk penjara. Di sinilah ‘neraka’ penjara yg bisa mengakibatkan derita seumur hidup.
Selama 13 tahun beroperasi, dua orang tawanan dikabarkan mati terbunuh di ADX Florence. Salah satunya Lawrence Klaker. Ada yg menyebut dia mati ditembak, tp ada juga yg bilang bunuh diri.
4. Alcatraz Island Prison: (San Francisco, CA)



Penjara ini, yang dikenal sebagai “The Rock”, atau “Devil’s Island” . Dibangun 1920-an. Segala ketidak nyamanan ada di sini. Alcatraz dirancang sedemikian rupa sehingga amat kecil kemungkinan napi bisa lolos dari sini. Alcatraz benar benar menciptakan dunia sendiri. Para napi benar-benar terputus kontak dengan kehidupan di luar sana.
Pejabat penjara yg arogan, sipir yg kasar, kebijakan yg tdk manusiawi mewarnai hari-hari para napi di sana. Tak usah heran kalo byk yg terkena gangguan jiwa akibat tekanan psikologis yg luar biasa. Bayangkan saja, di sana ada larangan untuk tdk bercakap cakap dgn napi lain, kalo tdk menurut, hukuman menunggu. Napi dilarang mengeluarkan emosinya. Mereka dipaksa diam! Hak hak sbg manusia, di Alcatraz, telah dicabut. Sungguh penjara ‘neraka’. Penjara ini ditutup pada 1963, tetapi warisan kegelapan terus ‘hidup’ dan menjadi legenda. (Pengen tau seperti apa, nonton aja escape from alcatraz).
5.San Quentin Prison: (San Quentin, California)



Tahun 1930′a an, pengelolaan penjara ini sarat dengan korupsi, sampai akhirnya muncul direktur baru Clinton Truman Duffy yg melihat kondisi tak manusiawi dari penjara ini, memutuskan melakukan perbaian di tahun 1940 an. Tapi sebelum masuknya direktur baru, penjara ini dikenal sangat tidak manusiawi memperlakukan para napi. Kepala mereka dibotaki dan dipaksa memakai seragam yg diberi nomor, mereka makan dengan wadah ember2. Menghuni sel sempit tanpa diberi lampu.
Di sini nyawa tidak ada harganya. Kerusuhan antar ras kerap terjadi.Rasio antara penjaga penjara dan napi tidak sebanding, itu sebabnya banyak hal terjadi diluar kontrol.
6. Diyarbakr Prison: (Turki)



Penjara ini disebut sebagai penjara terkejam di turki di mana segala kebrutalan dan kesadisan begitu lumrah terjadi. Dari 1981 sampai 1984, 34 orang tawanan tewas karena penyiksaan berlebihan, baik jiwa maupun fisiknya. Belum lagi kasus penyimpangan seksual yg merajalela.
Para napi sebenarnya telah melakukan protes terhadp pengelolaan penjara. Mereka melakukan mogok makan, bahkan membakar diri sendiri sebagai bentuk protes. Namunn tdk berhasil. Fasilitas penjara ini ‘sangat mengerikan’ jauh dari standar. Di sini pernah terjadi peristiwa menggerkan di mana anak-anak dijebloskan di sini dan mendapat hukuman penjara seumur hidup. Kejahatan terhadap kemanusian sepertinya menjadi peristiwa biasa saja. Tak heran penjara ini masuk dalam salah satu penjara yg paling menyeramkan di dunia.
7. La Sabaneta Prison: (Venezuela)




Venezuela juga memiliki penjara yang tak kalah brutalnya, yakni La Sabanetaa, di mana kekerasan menjadi ‘santapan’ sehari-hari. Fasilitas yg sangat minim, membuat wabah penyakit begitu mudah menyebar. Maklum, pelayanan dokter sangatlah minim, bahkan nyaris tak ada. Makanan kurang dengan menu yg jauh dari sederhana.
Kondisi napi di Penjara La Sabaneta adalah yang jelek dari yang terjelek. Tak heran kalo wabah kolera sempat mampir kesini dan memakan korban 700 napi. Di sini pun pernah terjadi pembataian masal yg mengambil korban 100 an napi tahun 1994. Kematian merajalela di La Sabaneta. Salah sedikit, nyawa bisa melayang. Para staf penjara yg malas mengurusi napi, sehingga para napi bisa leluasa berbuat semaunya. mereka berkelahi bahkan membunuh sesama napi. Para penjaga ‘menutup mata’ atas kejadian2 ini.
8. La Sante Prison: (Paris, Perancis)



Seperti penjara ‘maut’ lainnya, di sini pun nyawa manusia tak berharga. perlakuan brutal merajalela. Kesewenangan pengelola penjara membuat kehidupan napi benar benar tidak berharga. Banyak napi akhirnya menjadi gila. Sel-sel penjara yg penuh kutu dan tikus, semakin membuat napi stress.
Sungguh ironis dengan arti kata ‘ La Sante’ yg berarti health (kesehatan) dalam bahasa Inggris. Karena pada kenyataannya hidup di sana sungguh tdk sehat. Perbudakan antar sipir ke napi, napi ke sesama napi, sudah menjadi biasa. Kasus perkosaan antar sesama napi sangat tinggi dan terjadi setiap hari. Tak heran kalo banyak napi tak tahan akhirnya bunuh diri, atau menjadi gila. Sepanjang tahun 2002 dikabarkan terjadi 122 kasus bunuh diri napi. Disusul 73 napi pada pertengahan 2003.
Kecenderungan bunuh diri ini kemungkinan karena kondisi hidup yang mengerikan di sana. Penjara yg terlalu padat, fasilitas minim, serta aneka kekerasan yg terjadi di sana, diduga sebagai pemicu tindakan bunuh diri tersebut.
9. Rikers Island Prison: (Rikers Island, New York)
Penyiksaan brutal membuat penjara ini begitu dikenal di amerika. Pada 2007, tawanan Charles Afflic mengalami penyiksaan yg berlebihan dari penjaga penjara sehingga harus menjalani pembedahan otak. Sebanyak 6 napi bunuh diri di selnya krn tak tahan dgn suasana penjara pada 2003.
10. Tadmor Prison: (Suriah)



Kematian di penjara ini seperti tak terhitung banyaknya. Kekerasan di Tadmor begitu mengerikan dan benar-benar tak kenal ampun. Seorang mantan napi Tadmor menggambarkan penjara ini sebagai kerajaan maut dan kegilaan mengerikan
Tadmor memiliki penjaga haus darah, narapidana penjagal,dan tawanan politik. Pada 1980, sesudah percobaan pembunuhan pada Presiden (di Damaskus), narapidana terpaksa membayar mahal. Para perajurit penyerang penjara, mereka menggunakan halicopter dan mendarat di Tadmor. Para prajurit ini membatai 500 orang tawanan di sel mereka. Para napi ini mati mengenaskan, tidak dapat menyelamatkan diri karena para sipir merantai kaki mereka di sel.

Sumber: Alvinapercil.wordpress dan sumber lainnya.

Minggu, 04 Juli 2010

Ditemukan kepala raksasa Firaun dari Batu Granit Merah



Para arkeolog di Mesir menemukan kepala raksasa dari granit merah di lokasi yang dikenal kaya dengan peninggalan Mesir kuno di Luxor. Dewan Purbakala Mesir mencetuskan, Minggu (28/2/2010), bahwa kepala tersebut adalah citra dari salah satu firaun Mesir yang paling terkenal yang bertakhta kira-kira 3.400 tahun yang lalu. Kepala batu dari Amenhotep III itu berukuran setinggi pria dewasa dan digali dari reruntuhan kuil yang juga merupakan kuburan firaun di kota selatan Luxor.

Kepala ekspedisi yang menemukan kepala tersebut mengatakan bahwa temuan ini adalah citra wajah Amenhotep III yang paling utuh sepanjang sejarah. “Patung lainnya biasanya sudah ada kerusakan, entah ujung hidungnya atau wajahnya sudah terkikis,” kata Dr Hourig Sourouzian, yang telah memimpin tim ekspedisi Mesir-Eropa pada situs itu sejak 1999. “Tapi kali ini, dari ujung mahkotanya sampai dagu, semuanya terukir dan terpoles dengan indahnya, tak ada yang rusak,” ungkapnya. Kepala itu merupakan bagian dari sebuah patung besar yang ditemukan beberapa tahun lalu. Sebelumnya juga telah ditemukan bagian-bagian tubuh lain dari patung itu, yaitu lempengan pada punggung dan juga janggut adat yang nantinya akan disambung ke bagian kepala tadi.

Patung granit yang sangat besar dan menggambarkan seorang fir’aun dan beberapa raja lain telah ditemukan di Sudan, penemuan yang mengguncangkan para ahli arkeologi, betapa jauhnya kerajaan Kushite --yang ekspansif meluas ke selatan, demikian direktur penggalian Senin.

Raja Fir’aun (pharaoh) Taharga, yang disebut di dalam Injil karena menyelamatkan Jerusalem dari orang-orang Assiria, adalah raja Kushite dari Sudan utara tapi memerintah sebuah kerajaan luas melewati Mesir hingga perbatasan Palestina. Perbatasan selatan tidak diketahui. Peradaban Kushite bertahan dari abad ke9 sebelum Masehi hingga abad ke4 sesudah lahirnya Nabi Isa. "Itu kejutan yang mengherankan bahwa kita menemukan patung-patung itu di sana terutama sekali Taharga," kata Julie Anderson, wakil direktur proyek di Dangail, sekitar 350Km di utara Khartoum."Ini tempat terselatan yang kami tahu sebuah patung Taharga pernah ditemukan," ia menambahkan.

Penggalian itu menemukan empat patung raja, Pharaoh Taharga (690-664 SM), Raja Senkamanisken (643-623 SM), dan Aspelta (593-568 SM) dan juga sebagian dari mahkota raja keempat yang belum mereka identifikasi. Patung granit sebesar badan akan memiliki berat 1,5 ton tapi tampaknya telah dipatahkan dengan sengaja di leher, lutut dan pergelangan kakinya dalam upacara agama, yang mungkin karena perselisihan internal dinasti atau seorang fir’aun Mesir yang datang ke selatan untuk menegaskan kekuasaannya.

Nama raja-raja itu tertulis dalam tulisan Mesir kuno di punggung patung, kata Anderson. Kerajaan Kushite telah memerintah sangat lama karena kerajaan itu menguasai rute perdagangan, perairan sungai Nil, emas dan pertanian. Salah Mohamed Ahmed, direktur pekerjaan lapangan di Korporasi Kekunoan dan Museum Nasional, menyatakan Sudan memiliki lebih banyak piramid ketimbang tetangganya Mesir yang lebih terkenal dan lagi ditemukan tiap hari. "Patung-patung itu milik raja-raja dari abad ke8 hingga ke6 sebelum Masehi," jelasnya kepada Reuters, dan menambahkan situs itu sekitar 300Km di selatan tempat raja Kushite yang diketahui sebelumnya.

Anderon, pembantu pengawas di Bagian Kekunoan Mesir dan Sudan di Museum Inggris, mengatakan bekerja di Sudan "luar biasa menarik" karena baru sedikit yang digali. "Dunia sedang menemukan Sudan serta sejarahnya yang fantastis dan mengasyikkan," ujarnya. Ia menambahkan beberapa penggalian lagi direncanakan pada waktu yang akan datang.

Amenhotep III adalah kakek dari firaun kecil yang terkenal, yaitu Tutankhamun, yang memerintah pada 1387-1348 SM pada masa kejayaan Kerajaan Baru Mesir dan menguasai kerajaan yang luas menghampar dari Nubia di selatan hingga Syria di utara.

Sourouzian mengatakan bahwa sang firaun itu masyur karena memimpin Mesir pada masa keemasannya di zaman ketika perdamaian dan kemewahan tersebar di seluruh kerajaannya. Para pengrajin masa itu juga mempertajam keahlian artistik mereka sehingga terlihat dari bentuk simetris kepala yang ditemukan itu. “Andaikata dia (Amenhotep III) benar-benar mirip patung ini, berarti ia pria yang sangat sangat tampan,” ucapnya.

Kuil pekuburan Amenhotep III sangat luas, tetapi sebagian besar telah rusak, mungkin karena banjir. Kini tembok-temboknya pun tak banyak tersisa. Ekspedisi pimpinan Sourouzian telah menggali berbagai artefak dan patung-patungan dari reruntuhan itu, termasuk juga dua patung Amenhotep yang dibuat dari granit hitam yang ditemukan pada Maret lalu.